Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Ayo Mengatur Jadwal !

Diantara para pelajar, banyak  yang mengambil kegiatan di luar jam sekolah untuk meningkatkan kemampuan, baik bersifat akademis maupun keterampilan. Namun karena terlalu banyak kegiatan yang dijalani, sampai – sampai melalaikan tugas sekolah.

Nah, agar semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik, ada baiknya kita atur jadwal kita.  Ada baiknya kita ikuti tips berikut :

1. Dahulukan yang menurut kita paling penting. Dahulukan kegiatan yang menentukan masa depan, seperti les, bimbingan belajar, kelompok diskusi belajar, dan lain-lain. Karena tentunya kegiatan itu mendorong prestasi di sekolah.

2. Tugas Sekolah Paling Utama Sepenting apapun kegiatan di luar, dahulukan tugas sekolah. Tugas sekolah harus yang paling utama. Tinggalkan kegiatan di luar demi mencapai prestasi di sekolah.

3. Jangan Bentrok Seperti pada tips sebelumnya, waktu adalah yang paling berharga. Usahakan jangan bentrok, agar semua kegiatan dapat berjalan lancar. Walau hanya semenit, usahakan jangan bentrok.

4. Refreshing? Penting! Semua kegiatan yang kita ikuti terkadang membosankan. Sempatkan waktu untuk refreshing walaupun hanya sehari. Karena kita perlu me-refresh jiwa dan raga kita setelah melewati seluruh kegiatan yang melelahkan.

5. Luangkan Waktu Untuk Keluarga Tentunya kita ingin berkumpul dengan orang tua dan saudara. Luangkan waktu untuk keluarga, agar keakraban kita dengan orang tua dan saudara tetap terjaga. (Iva)

Di zaman ini tuntutan untuk belajar sendiri mutlak diperlukan agar tidak tertinggal dengan orang lain, selain untuk mengasah kompetensi diri. Untuk itu diperlukan berbagai sarana penunjang yang dapat membuat kita menyerap ilmu yang kita pelajari. Salah satunya, dan yang terkadang kita sering lupakan adalah meja belajar.

Terkadang meja belajar yang kita miliki kurang membawa rasa nyaman saat menggunakannya. Padahal, kenyamanan meja belajar adalah salah satu kunci suksesnya kita dalam belajar. Bisa dibayangkan, apabila meja belajar dalam kondisi yang tidak nyaman, maka bisa jadi semangat kita untuk belajar akan berkurang.

Agar meja belajar lebih nyaman, ada baiknya ikuti tips berikut.

1. Bersihkan Meja Belajar
Walaupun kita sibuk dengan aktivitas di luar, sempatkan waktu untuk membersihkan meja belajar minimal seminggu sekali. Hal ini adalah kunci utama hadirnya kenyamanan saat menggunakan meja belajar.

2. Rapikan Buku
Sempatkan juga untuk merapikan buku yang ada di lemari & rak buku di meja belajar. Hal ini memudahkan kita untuk mencari buku-buku yang diperlukan nantinya.

3. Letakkan di Tempatnya
Tata meja belajar serapi dan seteratur mungkin. Letakkan barang yang sejenis di laci yang sama. Bedakan tempat-tempat yang tidak sejenis, misalnya buku tulis dengan buku tulis, buku cetak dengan buku cetak, dan sebagainya. Sangat nyaman bila kita melihat tempat yang biasa kita gunakan itu rapi.

4. Hiasi Meja Belajar
Tuangkan seni dan kreativitas dalam meja belajar. Seperti menempelkan foto-foto lucu, meletakkan barang-barang antik, mendandani tempat pensil, dan lain-lain. Hal ini sangat penting karena akan memunculkan suasana indah, nyaman, dan betah saat menggunakannya.

5. Buang Barang yang Tidak Penting
Jangan simpan barang-barang yang tidak penting dalam meja belajar. Karena jika tidak, kita sudah mengurangi memori penyimpanan bagi meja belajar kita yang tidak menutup kemungkinan akan ada buku-buku lain yang disimpan. (Iva)

Study tour SMA Negeri 2 Medan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan april nanti menjadi ajang refreshing sekaligus observasi bagi siswa-siswi SMA Negeri 2 Medan. Hal tersebut diungkapkan oleh Dra. Hj. Suarni Nasution. M. Si, guru yang juga salah satu panitia kegiatan ini. (19/2)

“Study tour diadakan sebagai refreshing bagi kelas XII setelah UN 2010, sekaligus mengobservasi universitas – universitas yang terdapat di negara – negara yang akan dikunjungi,” ujar Suarni.

Kegiatan yang diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 6 orang guru dan 40 orang siswa tersebut rencananya dilaksanakan selama 5 hari dengan rute perjalanan ke Penang, Kuala Lumpur, serta Thailand.

Meskipun target peserta kegiatan ini lebih diarahkan untuk kelas XII yang akan meninggalkan sekolah setelah ujian akhir, namun tidak menutup kemungkinan apabila kelas X dan XI juga ikut serta. Bahkan siswa juga diizinkan apabila didampingi orangtuanya.

Wihdatul Fadhilah Azra, adalah salah seorang siswi kelas X-7  yang berencana mengikuti kegiatan ini. Fadhilah mengungkapkan bahwa tujuannya mengikuti study tour karena ingin berlibur bersama teman- temannya.

Untuk mengikuti kegiatan ini, biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar $350 per orang atau sekitar Rp. 3,2 juta (kurs rupiah per 24/2). Namun diperkirakan masih ada tambahan biaya apabila tujuan keberangkatan dilanjutkan ke Singapura. (IH)


Salam Jurnalistik !

Jalanan menuju bandara Polonia sedikit terganggu pagi itu. Kemacetan terjadi di seputar wilayah SMA Negeri 2 Medan. Samping kiri dan kanan Jalan Karang Sari Nomor 435 itu dipenuhi dengan kendaraan roda empat, bahkan deretan kendaraan itu memenuhi halaman parkir masjid sabilillah yang ada di depannya. Hal ini sangat tak wajar, mengingat hari itu adalah hari minggu (31/1). Aktivitas belajar mengajar tentu diliburkan. Lalu, ada apakah gerangan ?

Tulisan yang terdapat di dalam papan bunga yang digelar sepanjang pagar bagian luar sekolah mempertegas keadaan. Ada sebuah hajatan besar yang dilakukan minggu pagi itu. Sebuah kegiatan yang tentunya menjadi fokus perhatian seluruh alumni SMA Negeri 2 Medan yang ingin menikmati kembali salah satu fase kehidupan yang kini menjadi sebuah kenangan indah yang tersimpan di dalam memori.

Beberapa hari yang lalu, riuh keramaian terjadi di Facebook. Mereka yang dahulu pernah bersekolah di SMA Negeri 2 Medan saling taut-mentautkan pesan di situs jejaring sosial itu kepada sesama alumni lain yang mereka kenal untuk menghadiri reuni nostalgia yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Rencana akan diadakannya reuni ini memang menjadi tren pembicaraan yang hangat di dunia maya.

Mewujudkan rencana itu menjadi nyata. Ya, itulah yang ada di dalam benak panitia penyelenggara reuni ini. Tak tanggung-tanggung, mereka melobi beberapa sponsor untuk menyemarakkan kegiatan. Ada luckydraw yang menawarkan berbagai hadiah pelayanan jasa, ada games yang bisa mewadahi anak – anak alumni untuk bermain, ada pula penampilan band yang cukup menghibur para undangan, atau foto grup yang bisa dijadikan kenang-kenangan. Bahkan, konsep kegiatan juga berupa aksi sosial, seperti sunatan masal dan donor darah.

Namun, makna dari kegiatan ini yang sebenarnya adalah terjalinnya siaturahmi yang telah lama terputus. Sahabat lama yang sudah lama tak berjumpa, dapat dipertemukan kembali pada sekolah yang menjadi awal pengikat tali persahabatan mereka. Orang-orang yang dahulu berkutat dengan pena dan catatannya, kini kembali lagi membawa kesuksesan serta sanak keluarga.

Masa SMA, memang masa yang paling indah. Segala kenaifan masa kecil yang sedikit terusik dengan optimisme pandangan akan masa depan terjadi pada fase itu. Mungkin sebagian orang mengingatnya sebagai sebuah awal kesuksesannya dalam karir karena berbagai ilmu keorganisasian dapat diperoleh ketika SMA. Sebagian lainnya mungkin mengingat masa SMA sebagai sebuah masa, dimana belajar adalah segalanya. Tiada hal lain yang dilakukan selain belajar, belajar, dan belajar. Bahkan, sebagian lainnya mengingat masa SMA sebagai masa dimana ia dipertemukan untuk yang pertama kali, dengan “dia” yang kini mengisi hari-hari kehidupannya.

Waktu memang terus berputar, tiada yang dapat mengembalikan masa-masa itu lagi. Kini berbagai kenangan yang tersisa, menguapkan rindu yang haus terobati. Reuni nostalgia bermaksud mengobati rasa rindu itu. Tapi, setiap insan yang hadir ketika itu pasti memiliki pikiran yang sama untuk menyatakan bahwa, beberapa jam yang mereka lalui dalam reuni itu, bukannya menghilangkan rasa rindu, melainkan justru semakin menambahnya. (Redaksi)

Editorial minggu 1 Februari 2010

Saat ini kita dituntut untuk semakin aktif saat belajar, terutama di sekolah. Namun, terkadang pelajaran di sekolah kurang sesuai dengan jam pembelajaran yang ditentukan. Selain itu, kita sering kewalahan menerima pelajaran dari guru, mengingat terkadang guru tidak menjelaskan pelajaran sedetail-detailnya.

Nah, ada baiknya kita juga mengikuti bimbingan belajar diluar kegiatan belajar mengajar di sekolah, agar pelajaran yang kita terima di sekolah dapat dengan lebih jelas kia ketahui. Di bimbingan belajar, pelajaran yang kurang jelas dapat didiskusikan langsung pada pengajar di mata pelajaran yang bersangkutan. Berikut ini tips-tips memilih bimbingan belajar.

1) Tanya pada Teman

Biasanya banyak teman di sekitar kita yang tahu tentang tempat-tempat bimbingan belajar. ada baiknya kita tanyakan dulu sebelumnya, agar kita tahu bagaimana bimbingan tersebut.

2) Datang ke Tempat

Jika kita ingin tahu lebih jelas dan lengkap mengenai bimbingan tersebut, datang langsung ke tempatnya. Disana biasanya ada staf yang akan menjelaskan dengan detail tempat bimbingan itu serta apa saja keunggulan yang ditawarkannya. Kita juga bisa bertanya hari dan jam berapa saja kelas dibuka serta berapa biayanya. Jika kita ingin menunjukkan bukti pada orang tua, ambil brosur disana.

3) Pilih yang Tempatnya Strategis

Selain kualitas, kita juga perlu mempertimbangkan kestrategisan tempat bimbingan tersebut, karena mendukung kemudahan kita hadir disana. Tempat yang strategis adalah tempat yang mudah diakses jalan raya, banyak kendaraan umum yang melewatinya, dan kalau bisa tidak terlalu jauh jaraknya dari sekolah atau rumah kita.

4) Jangan Bentrok

Usahakan waktu yang dipilih tidak bentrok dengan aktivitas lain yang juga akan kita jalani. Misalnya, kita harus mempertimbangkan jadwal bimbingan dengan jadwal kegiatan ekstrakulikuler yang kita ikuti di sekolah.

5) Pikirkan Dana

Jarang sekali ada siswa yang mengikuti bimbingan dengan dana dari uangnya sendiri. Selain kualitas, tempat & waktu yang sesuai, kita juga harus pikirkan dana yang dikeluarkan, apakah orang tua kita sanggup membayar. Sebaiknya jangan terlalu memaksa bila memang tidak memungkinkan. (Iva)

PMR 001 Akan Adakan Mubes


Mendekati akhir tahun kepengurusan, PMR 001 akan mengadakan musyawarah besar (mubes) hari minggu (28/2). Hal tersebut diungkapkan oleh Ferdian Erman, ketua panitia penyelenggara mubes PMR 001 periode 29 angkatan 28 masa bakti 2009 – 2010, jumat (19/2).

Ferdian mengatakan, selain mengagendakan pembacaan laporan pertanggungjawaban kepengurusan angkatan 28, mubes juga akan menentukan ketua umum PMR 001 yang baru dalam sesi akhir kegiatan ini. “Nantinya akan dipilih beberapa anggota Wira B yang mengajukan diri atau dicalonkan untuk menduduki posisi inti berdasarkan hasil musyawarah atau voting,” ujar Ferdian.

Meskipun mubes hanya tinggal menghitung bilangan hari, tetapi hingga saat ini belum ada gambaran siapa yang akan menjadi ketua umum PMR 001 selanjutnya. Ellisa Fitriani, salah satu pengurus PMR 001 mengakui pihak pengurus belum menentukan siapa yang akan menduduki posisi nomor satu di organisasi itu. “Semua memiliki kompetensi yang sama, belum ada yang menonjol,” ujar Ellisa. (IR)

Tips Menghadapi Ujian

Jika mendengar kata ujian, yang ada di dalam benak kita adalah sebuah evaluasi belajar yang sebenarnya hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat. Namun, entah mengapa terkadang, ujian terasa begitu menakutkan.

Sebagian ada yang memilih jalan sesat dalam menghadapi ujian, yaitu dengan cara membuat contekan atau menjalin “komunikasi” dengan teman di sebelah kiri dan kanan. Padahal belum tentu jawaban yang didapat dengan cara yang tidak halal tersebut 100% benar. Berikut ini beberapa tip bagi kamu, agar mendapat nilai ujian yang bagus dan memuaskan, tanpa mencontek:
a. Yakin Kita Bisa
Yang paling utama dari persiapan ujian adalah yakin akan kemampuan kita. Masing-masing pelajar memiliki potensi luar biasa dalam menghadapi ujian. So, trust with our ability!

b. Jujur
Inilah faktor vital keberhasilan dalam ujian. Berusahalah untuk jujur, karena jujur mengantar kita ke gerbang keberhasilan.

c. Belajar Jauh Hari
Pelajari materi yang diujikan jauh hari sebelum pelaksanaan ujian. Belajarlah dengan step by step, karena dengan begitu kita lebih mudah mengingat materi yang diujikan. Jangan terlalu diporsir, karena membuat kita cepat lupa terhadap materi. Tingkatkan konsentrasi saat belajar.

d. Berdoa
Setelah kita berusaha, kita harus menyerahkan diri & kemampuan pada Yang Maha Kuasa. Karena Dialah penentu kesuksesan kita saat ujian, meskipun tak terlihat.

e. Persiapan Diri & Mental
Kesehatan jasmani & rohani juga menjadi faktor keberhasilan ujian. Jaga kesehatan, banyak minum air putih & makan makanan yang mengandung gizi tinggi. Selain itu, jaga hati, jangan sampai ujian gagal hanya karena masalah sepele yang menggundahkan hati. Lupakan masalah untuk sementara, demi kesuksesan ujian. (Iva / Dari Berbagai Sumber)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.